Cerita Malam Minggu Langsung ke konten utama

Unggulan

ELISABETH BILLYWILLING; MISI MENCARI IBU YANG HILANG

 SEMANGAT YANG MEMBARA Elisabeth terbangun di atas perahu rakitan yang mengantarkannya ke tepi pulau yang tak berpenghuni. Elisabeth terbangun karena kepalanya terasa sangat ringan, ternyata rambut Elisabeth telah rapi terikat seperti orang yang mengurus rambutnya tiap hari. Elisabeth kemudian turun dari perahu rakit itu dan menengadah ke langit, dilihatnya lah awan hitam diatas dan Elisabeth berkata "Mengapa kau tidak bisa memunculkan cahaya matahari untukku, wahai awan hitam yang penggerutu" Awan itu melihat dan kemudian bersedih dan berkata pada Elisabeth "Apakah orang yang mendapat kesempatan? Jika Ia maka kamu tidak boleh meminta ku untuk menampakkan cahaya matahari untukmu, banyak orang yang datang kesini dan memintaku untuk menampakkan cahaya matahari kepada mereka dan kemudia mereka berlalu pergi begitu saja"  Elisabeth terdiam. Kebigungan dengan jawaban awan hitam tersebut, Elisabeth berbalik bertanya dengan sedikit penasaran kepada awan itu "Siapakah ...

Cerita Malam Minggu

 LAKI-LAKI DAN CERITA MEREKA

Aku kali ini ingin berbicara soal hal yang sering sekali kita dengar di negara kita, yah sedikit menyinggung soal adat dan kebiasaan di negara ini. Apakah kamu pernah berpikir akan jadi apa dunia kita jika tidak ada norma dan kebiasaan di negara kita ini hilang? apa kamu pernah berpikir kenapa lelaki saja yang bisa bersuara keras kepada sesama? atau yang lebih spesifik kenapa di dunia ini kenapa laki-laki menjadi simbol kekuatan? kenapa semua iklan di media sosial selalu mengaitkan laki-laki dengan kekuatan, ketangguhan dan bahkan laki-laki menjadi kunci utama dalam sebuah proses kehidupan?

Ya, yaa, yaa kalau dilihat-lihat dan dipikir-pikir lucukan? toh juga kita sama-sama manusia, toh juga sama-sama makan nasi, sama-sama bernafas menggunakan paru-paru, dan juga berjalan menggunakan kedua kaki. Laki-laki itu ibarat awan dilangit, mengapa demikian? Laki-laki hadir untuk memberi bentuk dan rupa serta warna dan keunikan mereka tersendiri. Apa kamu pernah berpikir apa jadinya langit jika tak ada awan? apa jadinya sunset saat tak ada awan, apakah akan ada hujan? hahaha semoga kamu tidak pusing dengan tulisan ini.

Beberapa bulan yang lalu aku sempat patah hati, lebih tepatnya putus cinta. Lebay? oke aku akui itu tapi dari patah hati kemarin aku mendapat suatu cara yang bisa membuatmu mengerti kenapa laki-laki menjadi makluk yang egois. 

Pertama, yaitu yang telah aku sebutkan diatas tadi, laki-laki selalu digambarkan dengan ketangguhan dan juga kekuatan. Saat seorang laki-laki tunduk kepada wanita laki-laki tersebut tidak menggambarkan ketangguhan dan juga kekuatan, karena tunduk kepada seseorang apalagi yang gendernya berbeda akan membuat mereka sadar bahwa itu bukan sesuatu yang menggambarkan ketangguan. 

Kedua, kalau kamu tidak bisa memberi apa yang dia mau atau apa yang bisa membuat moodnya berubah dia akan meninggalkanmu, sekuat apapun kamu berusaha. Sabar dulu.... kamu jangan berpikir yang aneh - aneh dulu soal kalimat tadi. Intinya disini entah itu jasa ataupun barang ataupun hal, semua itu diperhitungkan. 

Ketiga, dunia ini bagi seorang laki-laki remaja ke dewasa; sangatlah sempit, beda dengan wanita yang menganggap dunia ini luas. Kenapa? kamu kira aku menulis ini terbalik yah? hehehe tidak sama sekali ini jam 9 malam WIB dan aku akan melanjutkan tulisan ini. Kenapa aku bilang dunia ini sempit bagi laki-laki? Pernahkah kamu melihat atau bahkan mengalami sendiri laki-laki yang mati-matian mengejar perempuan yang mereka cintai atau bahkan hanya sekedar bermain? nah itulah bukti bahwa dunia ini sempit bagi seorang laki-laki. 

Keempat, laki-laki memiliki inner child yang lebih besar dan lebih tidak terpenuhi dari pada perempuan, kenapa aku mengaitkan dengan norma dan kebiasaan di negara kita? seharusnya kamu sudah tau lebih awal, di Indonesia ini kebanyakan presiden kita laki-laki hanya satu saja perempuan, kemudian untuk masalah kekuasaan laki-laki di hapir semua adat istiadat di Indonesia ini memiliki peran penting seperti pengambil keputusan akan suatu hal, mempunyai hak akan suatu hal yang bahkan belum pernah ia temui dan bahkan punya hak akan hidup seseorang. Kenapa? Menantang hakikat hidup manusia yang bebas dan sosial? Yah, begitulah Indonesia ini.....

Jika kamu juga ingin bercerita kamu bisa mengunjungi https://gabutworld16.odoo.com/ 

Komentar